Kamis, 01 November 2018

ETIKA BERINTERAKSI DENGAN DISABILTAS


Mungkin masih banyak dari kita yang belum tahu bagaimana harus bersikap didepan kaum disabilitas atau bagaimana kita berinteraksi dengan mereka tanpa menyinggung perasaan mereka.

Saya menemukan video berikut ini yang menurut saya dapat membantu kita untuk menghargai mereka, kaum disabilitas.

Karena mereka adalah kita, mereka bukan berbeda tapi spesial.


PERSONAL PROJECT OF SDGS NO. 10

Video berikut ini adalah video project campaign sesuai dengan SDGS Indonesia no. 10

Shelvi merupakan seorang tuna rungu dan tuna wicara. Walaupun dia memiliki keterbatasan dalam hal mendengar dan berbicara, namun dia seorang yang tidak patah semangat. Dia terus belajar dan mau menerima kekurangan diri. Bahkan pendapat dari pemilik tempat kerja mengatakan Shelvi termasuk karyawan yang cerdas dan teliti yang merupakan keunggulan yang ada dalam dirinya. Shelvi merasa bersyukur bahwa di tempat dia kerja tidak memandang perbedaan, memberikan fasilitas yang sama dengan karyawan lainnya.

Tempat kerja dimana Shelvi bekerja juga berpendapat bahwa sudah seharusnya memberi kesempatan bagi kaum disabilitas, karena pada umumnya mereka sama seperti orang normal lainnya. Mereka memiliki kecerdasan, mereka memiliki keahlian tersendiri, dan mereka memiliki kelebihan yang tidak semua orang punya.


Mohon berikan komentar / kritik / saran


Terimakasih

Rabu, 31 Oktober 2018

DISABILITAS, INDONESIA, DAN SAYA


Di Indonesia, terdapat pada UU No.8 tahun 2016 yang mengatur pemenuhan hak penyandang disabilitas baik hak ekonomi, politik, sosial maupun budaya. Walaupun sudah terdapat UU yang mengatur kaum disabilitas, kenyataannya masih saja terdapat diskriminasi dari masalah tempat kerja, fasilitas umum, maupun dilingkungan sosial. Mereka masih diasingkan dari lingkungan sosial.


Namun, seiring perkembangan jaman, para inovator mulai terbuka mengenai kaum disabilitas. Jika kita lihat saat ini sudah beberapa perusahaan seperti Grab mendukung kesetaraan bagi kaum disabilitas. Mereka memberi fasilitas bagi kaum disabilitas yang membutuhkan transportasi dengan wujud aplikasi GrabGerak. Grab menyediakan 118 armada GrabCar dengan pengemudi yang telah terlatih dan tersertifikasi. Gojek yang membuka lowongan dan menerima kaum disabilitas menajdi mitra kerja mereka. Ini merupakan hal yang baik dan dapat menjadi awal mengubah cara berpikir orang Indonesia mengenai kaum disabilitas.

Bahkan ada satu creative center dimana pendirinya merupakan seorang tuli yaitu This Able Enterprise. Creative center ini memperdayakan kaum disabilitas dan membuka akses bagi kaum disabilitas untuk dapat bekerja.

Oleh karena itu sudah saatnya kita juga mengubah cara pandang kita terhadap mereka. Jangan hanya mereka yang berusaha untuk menjadi sama dengan kita, tetapi kita juga harus berusaha memberikan fasilitas kepada mereka dan menerima kita. Karena mereka sama dengan kita.